<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Masalah Foto</title>
	<atom:link href="http://bondhan.wordpress.com/2008/12/17/masalah-foto/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bondhan.wordpress.com/2008/12/17/masalah-foto/</link>
	<description>Umar ibn Abdil-'Aziz (rahimahullah) said: "Become a scholar if you are able. If you are not able, then be a student. If you can not, then show love for them. If you are unable to do that, then (at least) do not hate them."</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2009 17:02:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Andi Naufal</title>
		<link>http://bondhan.wordpress.com/2008/12/17/masalah-foto/#comment-25</link>
		<dc:creator>Andi Naufal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 23:56:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bondhan.wordpress.com/?p=122#comment-25</guid>
		<description>barakallaahu fiik



&lt;blockquote&gt;wa fiik barakallahu&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>barakallaahu fiik</p>
<blockquote><p>wa fiik barakallahu</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dipo</title>
		<link>http://bondhan.wordpress.com/2008/12/17/masalah-foto/#comment-24</link>
		<dc:creator>dipo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 23:12:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bondhan.wordpress.com/?p=122#comment-24</guid>
		<description>gini aku pernah dengar ketika taklim barang siapa yang menbuat foto,mngambar, melukis makluk hidup maka ketika diakharat akan dihidupkan, dan barang siapa yang memajang gambar dan sbgnya malaikat tidak akn masuk, tetapi aku juga berdiskusi dgn temen, kata temen saya &quot;wong manusia tidak punya kemampuan itu kok disuruh menhidupkan, itu kan ngak masuk akal dan kata temen saya juga &quot; dan allah aja berfirman bahwa Allah tidak akan membankan sesuatu kepada manusia jika manusia tidak sanggup, dan kata temen &quot; masa malaikat nggak mau masuk gara-gara ada gambar, &quot;enak donk, kita pajang gambar dirumah lalu kita maksiat, kanada malikat pencatat kebaikandan keburukan, ahh aku jadi bingung deh mas Bondhan yang betul yang mana ya




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Saya bukan ustadz. &lt;/strong&gt;

Sejauh yang saya baca, yang dimaksud dengan malaikat disini adalah malaikat rahmat bukan pencatat amal kebaikan atau keburukan, hingga bisa jadi rumah yang ditempati jauh dari rahmat Allah Rabbul &#039;alamin. 

Sejauh yg ana pahami, menyerupakan sesuatu dengan ciptaan khalik, misal membuat patung, melukis mahluk hidup maka dia terkena ancaman tersebut (disuruh untuk menghidupkan apa yg dibuatnya kelak). Hal ini dikarenakan melanggar perintah rasul yang melarang untuk membuat sesuatu yang menyerupai mahluk hidup.

Sedangkan untuk masuk akal atau tidak? Dimana pertentangannya? Coba tanyakan kepada teman antum untuk buktikan malaikat ada atau tidak dengan panca indra? Masuk akal? Maka hendaknya dalam beragama akal itu tunduk kepada dalil yang sahih, karena akal manusia itu terbatas. 

Untuk ayat &quot;sesuai kesanggupannya&quot;, apakah sulit untuk tidak mematung atau melukis mahluk hidup?

&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gini aku pernah dengar ketika taklim barang siapa yang menbuat foto,mngambar, melukis makluk hidup maka ketika diakharat akan dihidupkan, dan barang siapa yang memajang gambar dan sbgnya malaikat tidak akn masuk, tetapi aku juga berdiskusi dgn temen, kata temen saya &#8220;wong manusia tidak punya kemampuan itu kok disuruh menhidupkan, itu kan ngak masuk akal dan kata temen saya juga &#8221; dan allah aja berfirman bahwa Allah tidak akan membankan sesuatu kepada manusia jika manusia tidak sanggup, dan kata temen &#8221; masa malaikat nggak mau masuk gara-gara ada gambar, &#8220;enak donk, kita pajang gambar dirumah lalu kita maksiat, kanada malikat pencatat kebaikandan keburukan, ahh aku jadi bingung deh mas Bondhan yang betul yang mana ya</p>
<blockquote><p><strong>Saya bukan ustadz. </strong></p>
<p>Sejauh yang saya baca, yang dimaksud dengan malaikat disini adalah malaikat rahmat bukan pencatat amal kebaikan atau keburukan, hingga bisa jadi rumah yang ditempati jauh dari rahmat Allah Rabbul &#8216;alamin. </p>
<p>Sejauh yg ana pahami, menyerupakan sesuatu dengan ciptaan khalik, misal membuat patung, melukis mahluk hidup maka dia terkena ancaman tersebut (disuruh untuk menghidupkan apa yg dibuatnya kelak). Hal ini dikarenakan melanggar perintah rasul yang melarang untuk membuat sesuatu yang menyerupai mahluk hidup.</p>
<p>Sedangkan untuk masuk akal atau tidak? Dimana pertentangannya? Coba tanyakan kepada teman antum untuk buktikan malaikat ada atau tidak dengan panca indra? Masuk akal? Maka hendaknya dalam beragama akal itu tunduk kepada dalil yang sahih, karena akal manusia itu terbatas. </p>
<p>Untuk ayat &#8220;sesuai kesanggupannya&#8221;, apakah sulit untuk tidak mematung atau melukis mahluk hidup?</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
