Amal untuk dunia dan akhirat

Saya cross-posting dari blog saya yang di sini, karena Subhanallah saya merasa takjub terhadap 2 ayat yang menjelaskan amal kita yang kita lakukan untuk dunia atau untuk akhirat.

Barangsiapa yang berkeinginan untuk kehidupan dunianya, maka ketahuilah bahwa Allah berfirman:

QS:Al-Israa:

١٨. مَّن كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاء لِمَن نُّرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلاهَا مَذْمُوماً مَّدْحُوراً

18. Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.

١٩. وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُم مَّشْكُوراً

19. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu’min, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.

Resume dari 2 ayat diatas:

Apa2 yg kita niatkan untuk dunia, maka bisa saja kita dapatkan bisa saja tidak. Sedangkan apa2 yg kita niatkan untuk akhirat (dengan mengikuti sunnah rasul tentunya) maka PASTI akan kita dapatkan hasilnya di akhirat kelak.

Agar amal konsisten:
– Targhib, mengetahui keutamaan sebuah amal kita terdorong untuk mengamalkan ibadah tersebut.
– Mengetahui akibat buruk jika amalan tersebut kita tinggalkan/ancaman jika amal tersebut ditinggalkan.
– Perhatikan lingkungan atau kepada siapa kita bergaul.

2 Responses to “Amal untuk dunia dan akhirat”


  1. 1 mubaraq April 26, 2008 pukul 2:43 pm

    seperti yang telah disebutkan dalam surat 3:110

    Begitulah ummat Muhammad

    ١١٠. كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْراً لَّهُم مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

    110. Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.

    Maksud dari ayat ini adalah ditujukan kepada para sahabat -semoga Allah meridhai mereka semua-

  2. 2 karjono April 19, 2009 pukul 10:51 am

    saya izin mengcopy tulisannya, untuk koleksi pribadi.
    trimakasih

    silahkan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 18,109 hits

Kategori

My Panoramio


%d blogger menyukai ini: