Serba-Serbi Arab #1

Yg kebetulan mampir di blog ini mkn jgn diterusin baca ya soalnya agak2 jijay gitu. Post pertama gw kali akan menceritakan hal2 atau kejadian2 aneh bin ajaib di negeri unta dan gurun ini. 

“Nambang” ketika shalat

Eits, jgn salah, negeri ini kayak akan minyak tp blm tentu soal tambang, yg gw mau ceritaiin ini adalah kejadian ketika shalat di mesjid terdekat. Kejadian ini terngiang2 karena kejadian gak cuma sekali, mkn ada sekitar 3x.

Suatu malam entah shalat maghrib atau isya, berjalanlah gw ke mesjid, dan seperti biasanya datanglah seorang pemuda, kira2 salah satu dari warga negara IPB (India, Pakistan, dan Bangladesh), kemungkinan besar tebakan gw dari yg terakhir.

Ketika imam mulai membaca qiraah shalat, mulailah si “bhai” disamping gw ini “NAMBANG”. Yg paling gw “berkesan” itu dia ngupil gak tanggung2, tangan kanan puas berganti ke tangan kiri, DAN….dilihatnya tu upil (untung gak dij*l*t), OMG.

Yg gurihnya lagi setelah itu dia “peperkan” apa ya bahasa indonesianya di “oleskan”, wkwkwk, di bajunya dan…di karpet mesjid…astaghfirullah. Kejadian ini terjadi di SEPANJANG shalat, baik itu ketika berdiri, ruku, sujud apapun itu gerakannya, gak boleh berhenti nambang, tariiik mang…

Setiap mau shalat klo ngeliat beliau yg mulia, gw berusaha menghindar, tapi takdir Allah kadang berkata lain.

Oh ya kejadian ini waktu di rumah kontrakan gw pertama kali jadi sekitar september 2014 – February 2015, alhamdulillah blm nemu lagi dan moga2 gak ketemu lagi.

“Hadiah” di perjalanan

Bukan rahasia umum kalau negeri ini air adalah barang berharga, bahkan lebih mahal dari bensin, mkn bisa di lihat di beberapa postingan saya sebelumnya.  Tapi yg mengherankan kadang bisa kita temui mesjid atau mushala kecil di pinggir jalan dengan toren/tempat penampungan air, sepertinya untuk berwudu saja bukan untuk MCK. Sayang sy gak sempat berfoto dikarenakan seringkali terlewati dan tangan sibuk di kemudi.

Akibatnya untuk yg safar dan ingin melepas lelah di rest area hendaknya memilih-milih tempat perhentiannya karena bisa jadi dia akan menyesal, hahaha, dan terbayang seumur hidup.

Kenapa? Karena tidak semua rest area menjaga kebersihan WC nya.

Oh ya, sejauh yg saya ketahui, air didistribusikan menggunakan truk-truk air ke rest area dan bukan melalui pipa-pipa sehingga jumlah air sangat terbatas, sedangkan yg menyulut emosi, kadang2 si pengguna tidak peduli dan malah berfoya2 dengan air yg ada.

FYI, perjalanan riyadh – mekah dengan riyadh – madinah tidaklah sama, tentu saja jalurnya beda. Maksud saya adalah jumlah rest area di jalur yg kedua lebih sedikit dibanding yg pertama, jadi pengendara mobil hendaknya mengisi penuh tangki bensinnya dan mengosongkan tangki kemihnya demi kenyamanan dan keamanan berkendara :).

Ramah dan Murah Senyum

Dua hal diatas sangat jarang ditemui di sini dan mudah kita temui di Indonesia, terutama kita temui di orang2 expat IPB-F, yg terakhir adalah filipino. Sependek pengalaman saya, sy pernah menemui orang saudi yg ramah, ramaaahhh banget dan kalau jahat, jahaattt banget.

Kebiasaan org Indonesia adalah senyum kepada org lain, bahkan para wanitanya pun begitu pula, akan tetapi janganlah dilakukan disini khususnya kepada lawan jenis dan bukan mahram , haram dan karena akan mengundang hal2 yg tidak diinginkan dan bikin kegeeeran org2 tersebut.

Sekian dulu! Tabik.

Iklan

0 Responses to “Serba-Serbi Arab #1”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s




Blog Stats

  • 19,357 hits

Kategori

Top Clicks

  • Tidak ada

My Panoramio

Iklan

%d blogger menyukai ini: